Header Ads

Pelet Jerami Sebagai Pakan Alternatif Ternak



Kemampuan limbah jerami padi sangat begitu melimpah, di biarlah terbakar di tempat sawah sawah, di biarlah mubasir, dalam 1 ha 12 – 15 ton. Pikirkan dengan kemampuan yang tersimpan di dalamnya dengan nilai unsur hara : 

protein 3, 3 – 5, 5 % 
lemak 1, 4 – 1, 7 % 
serat kasar 31, 6 – 46, 5 % 
C-organic 42 -46 % 

Persoalan serat kasar yang tinggi pada jerami dapat diturunkan dengan proses fermentasi, di samping kurangi kandungan serat kasar ada juga peluang untuk tingkatkan nilai nutrisi protein atau sekurang-kurangnya serat turun jadi 15% hingga dapat masuk dalam formula pakan sampai 20 persen. 

Membuat stater microba fermentasi 
stater utama NPS atau EM4 bebas pertanian, peternakan, perikanan 1 liter 
molases 2 liter 
urea 1 kg 
NPK 1 kg 
air 100 liter campur semuanya peram 2 hari sampai microb aktiv 

Posisi fermentasi jerami 
1. Jerami di potong ukuran 5-10cm sekitar 100 kg 
2. Hamparkan pada lantai semen/tanah/terpal setebal 10cm lantas siram dengan cairan stater diatas, hamparkan kembali jerami dengan ketebalan sama siram lagi cairan stater, sampai jerami serta cairan stater habisnya berbarengan, menumpuk ke atas. 
3. Tutup tumpukan jerami dengan terpal, lantas bagiaan pinggir bawah dengan pemberat batu atau bata serta pada bagiaan atas terpal 
4. Biarlah sepanjang 30 hari 
5. Sinyal sukses, jerami beralih warna coklat kehitaman serta struktur jadi lembut ringan di potong potong dengan tangan 
6. Untuk di tepungkan jerami di angin anginkan sesaat 10-15 menit lantas input mesin penepung jerami sampai jadi tepung lantas di jemur 


Hasil analisa proksimat tepung jerami : 
protein 14, 4% 
lemak 0, 05% 
serat kasar 19, 3% 
BETN 31, 1 persen berat kering 

Serta janganlah dilupakan jerami yang telah jadi tepung adalah bahan untuk pembuatan pelet yang dapat mengapung

Sumber : http://bumiternak-betha.blogspot.com/2015/05/jerami-padi-fermentasi-bahan-pakan.html

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.